TABALONG HARI INI

Melihat Para Pengangkut Sampah Infeksius Covid-19 Bekerja

TABALONG – Di masa peningkatan kasus covid-19 seperti saat ini, sejumlah profesi dituntut untuk terhubung langsung dengan virus berbahaya tersebut. Tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga petugas khusus pengangkut sampah infeksius dari pasien covid-19.

Di tabalong petugas khusus pengangkut sampah infeksius merupakan petugas dari dinas lingkungan hidup setempat. Salah satunya adalah Ardiansyah. Ia mulai menjadi petugas pengangkut limbah infeksius ini lebih dari 1 tahun yang lalu, atau sejak April tahun 2020.

Ardiansyah mengaku, sejak awal terjun ke pekerjaan ini ia merasa takut dan was was tertular covid-19 dari limbah pasien. Namun setelah diberi arahan standar sop pengangkutan, dirinya dan rekan seprofesi menjadi yakin menjalankan tugas.

“Perasaan Ulun, jujur Ulun pribadi ada rasa takut was was, cuma setelah kita diberi arahan oleh atasan, mengangkut itu menggunakan baju APD, sesuai dengan SOP”  01.08-01.27 “kalau duka nya biasanya handak beangkut Tu turun hujan, menunggu dulu hujannya reda, kalau suka nya yaa ada rasa senang jua membantu demi kemanusiaan bisa membantu mengangkut kan limbah covid, limbah masyarakat yang melakukan isolasi” Kata Ardiansyah, Petugas Pengangkut Limbah Infeksius.

Senada dengan Ardiansyah, Roni Gunawan, rekan kerjanya, mengaku senang bisa membantu masyarakat yang melakukan isolasi mandiri. Selain itu, sejak awal terjun ke pekerjaan ini dirinya bersyukur tidak pernah terpapar covid-19, karena dalam bekerja, ia dan rekannya selalu menerapkan protokol kesehatan.

 “Kalau pengalaman pahitnya tidak ada, karena merasa senang membantu”,”Alhamdulillah sampai sekarang tidak pernah terpapar, karena kami diberi arahan oleh atasan dengan memakai APD  dan sebagainya, dengan perlengkapan yang baik.” Kata Roni Gunawan, Petugas Pengangkut Limbah Infeksius.

Para petugas ini mengaku saat lonjakan kasus covid-19 beberapa waktu lalu, limbah infeksius yang mereka kumpulkan bisa mencapai 500 kilogram dalam sekali pengangkutan, bahkan bisa memakan waktu lebih dari 1 hari. Para petugas ini menghimbau masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, sehingga terhindar dari paparan virus covid-19. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk melapor ke dinas lingkungan hidup tabalong jika sedang melakukan isolasi mandiri, sehingga pihaknya dapat membantu untuk mengangkut limbah infeksius pasien isolasi. (Muhammad Ariadi).

Ke Atas