TABALONG HARI INI

Nakes Tabalong Mulai Terima Vaksinasi Dosis Ketiga

TABALONG – Sebanyak 450 vial vaksin moderna, dengan total 6300 dosis yang diterima di Tabalong, diprioritaskan untuk penyuntikkan dosis ketiga bagi tenaga kesehatan. Hal ini dikarenakan tingginya resiko paparan virus corona kepada para nakes, sehingga diberikan booster tambahan dengan vaksin moderna.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Tabalong, dokter Khadafi menjelaskan, vaksin moderna ini dibuat dengan mengambil DNA dari virus corona, sedangkan vaksin sinovac ialah virus yang dimatikan. Sehingga tingkat efikasi moderna lebih tinggi, yakni mencapai 96 persen, sedangkan sinovac hanya 60 persen.

 “Moderna dan sinovac itu beda jenis vaksin. Kalo sinovac itu makai virus yang sudah dimatikan, kalo moderna ini kita memakai sistem MRNA. Jadi DNA virusnya aja yang dipakai di moderna itu. Kalo dari penelitian tingkat efektivitas moderna inikan lebih tinggi daripada sinovac, mungkin sekitar 96%, kalo yang sinovac itu katanya sekitar 60%.” Kata dr. Kadhafi, Ketua IDI Tabalong.

Jubir pelaksanaan vaksinasi covid-19 Tabalong, Gusti Judid mengatakan, masyarakat umum yang belum menerima vaksin juga menjadi sasaran vaksinasi moderna ini. Sedangkan masyarakat calon penerima vaksin dosis kedua tidak diprioritaskan, karena vaksin yang pertama adalah jenis sinovac.

 “Vaksin moderna sendiri itu memang ada 2 sasaran, ada untuk masyarakat, ada untuk nakes. Nah untuk nakes itu bagi menjadi dosis ketiga, tapi bagi masyarakat itu adalah sasaran baru. Jadi masyarakat yang mungkin sudah menerima dosis kedua, itu tidak menjadi prioritas mendapatkan moderna.” Kata Gusti Judid Ihsan Permana, Jubir Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tabalong.

Hingga saat ini, vaksinasi masyarakat umum dengan vaksin moderna belum dibuka, karena penyuntikkan vaksin ini menyasar seluruh nakes se-Kabupaten Tabalong terlebih dahulu, sebagai dosis ketiga. (Alfi Syahrin).

Ke Atas