TABALONG HARI INI

Beberapa Desa di Kecamatan Banua Lawas Mulai Kehabisan Anggaran Dana Dalam Penyaluran BLT Triwulan Ke-3, Berikut Solusinya

Tabalong – Kementerian desa telah resmi mengelurkan surat edaran, terkait perpanjangan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa, yang dilakukan untuk membantu ekonomi masyarakat terdampak covid nineteen. Namun tidak semua desa, masih memiliki dana yang cukup untuk menyalurkan blt tahap tiga.

Salah-satunya seperti di Kecamatan Banua Lawas, yang merupakan kecamatan dengan peneriman BLT terbanyak. Sekretaris Kecamatan Banua Lawas, Agustian menjelaskan, dari beberapa laporan hasil musyawarah desa, permasalahan utama menindaklanjuti surat edaran tersebut adalah ketersediaan anggaran dana desa. Pasalnya sebagian pemerintah desa telah menganggarkan dana desa untuk pembangunan.

Untuk penerima BLT dikecamatan Banua Lawas memang yang terbanyak untuk Kabupaten Tabalong, makanya kita tetap mengikuti aturan yang dibuat dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian desa yang mana terakhir kemaren, surat edaran kemendes tanggal 5 Oktober 2020 bahwa BLT dana desa ini diperpanjang sampai dengan bulan Desember, yang jadi masalah ini adalah ketersediaan dari dana desa itu sendiri” kata Agustian

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintah Desa, Ariyanto menerangkan, pihaknya memberikan kewenangan penuh kepada masing-masing desa untuk penyaluran BLT tahap kedua dan ketiga. Namun ia menegaskan penyaluran hanya diwajibkan bagi desa yang masih memiliki anggaran.

Nah kaitannya dengan sesuatu itu tergantung dari desanya apaka desa bisa menyalurkan tahap ke 2 DSN tahap ke 3 itu tergantung apakah desa itu bisa atau tidak, tapi titik dasarnya atau yang didasari bahwa desa harus menyalurkan ketika uangnya masih ada.” Kata Ariyanto

Arianto menambahkan, jika memang anggaran telah digunakan untuk pembangunan, desa bisa saja melakukan musdes untuk menunda jika memang pembangunan masih bisa ditunda. Sehingga penyaluran BLT dapat disalurkan secara merata.

Ke Atas