TABALONG HARI INI

Program Peremajaan Karet Dari Pusat Dibatalkan, DPRD Tabalong Upayakan Ini….

Tabalong – Akibat pandemi covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat menghilangkan sejumlah program yang bersumber dari dana APBN. Termasuk kegiatan peremajaan karet di Tabalong, untuk luasan lahan 350 hektar.

Ketua Komisi Dua DPRD Tabalong, Sumiati mengakui rasionalisasi anggaran selama wabah covid-19 ditingkat pusat maupun daerah berdampak pada pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian. Namun Komisi Dua DPRD Tabalong maupun Dinas Pertanian sepakat, peremajaan akan tetap dilakukan tetapi dengan dana APBD, yang upayakan dianggarkan di perubahan.

“program ini merupakan program prioritas, namun sangat di sayangkan karena adanya pengurangan anggaran atau rasionalisasi anggaran oleh pihak kementrian. padahal ada lahan yang siap dilakukan penanaman, tapi dari mana dana pembelian bibit dikembalikan dipemerintahan pusat, untuk itu kita berharap dana pusat dapat dikembalikan agar dapat mensejahterkan petani” ujar Sumiati.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tabalong, Saleh, menjelaskan, program peremajaan karet seluas 350 hektar rencananya akan mulai dikerjakan bulan April ini. Para petani pun telah membersihkan lahan yang menjadi sasaran program. Namun upaya mewujudkan program melalui dana APBD di perubahan akan menjadi priorotas untuk memaksimalkan fungsi lahan.

“harapan kita agar petani tidak keceawa dan lahan tidak terlantar lagi, mudah-mudah diperubahan ini. apbd kabupaten dapat mengalokasikan dana untuk lahan 350 hektar, untuk bantuan bibit pupuk dan sarana lainnya. agar tidak mengecewakan petani yang sudah susah payah membersihkan lahannya itu” kata Saleh.

Program peremajaan karet seluar 350 hektar tersebut tersebar di 5 kecamtan di Tabalong. Yaitu di Kecamatan Tanjung, Kecamatan Bintang Ara, Kecamatan Haruai, Kecamatan Muara Uya dan Kecamatan Jaro. (Norman)

Ke Atas