TABALONG HARI INI

Penerima Kartu Pra Kerja Akan Terima Insentif & Keterampilan Tambahan

Tabalong – Ditengah pandemi covid-19, banyak pengusaha yang harus menghentikan hubungan kerja dengan karyawannya. Selain itu, sebagian perusahaan juga memutuskan untuk merumahkan sebagian karyawannya, untuk mengatasi kerugian perusahan akibat lesunya perekonomian karena wabah virus corona.

Hal ini pun menambah daftar panjang pengangguran di Indonesia. Di Kabupaten Tabalong sendiri, Dinas Tenaga Kerja setempat menerima laporan 131 pekerja yang di phk dan dirumahkan akibat virus tersebut.

Namun untuk menekan jumlah pengangguran, pemerintah pusat memutuskan untuk menambah kuota penerima kartu pra kerja, yang awalnya ditargetkan sebanyak 2 juta orang, naik menjadi 5,6 juta orang. Penambahan sasaran kartu pra kerja, diprioritaskan bagi pekerja yang terkena phk maupun dirumahkan akibat pandemi covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong Syaiful Ikhwan mengatakan, data dari pekerja yang terkena PHK di Tabalong akan dikirim ke provinsi dan kementerian. Mereka yang terkena PHK akibat covid-19, diprioritaskan untuk mendapatkan kartu pra kerja.

“Kalau dari pemerintah pusat itu kan yang kebijakannya kepada kartu pra kerja. Jadi kartu pra kerja ini prioritas utamanya kalau dulu diarahkan untuk pencari kerja kan, nah untuk sekarang ini diutamakan bagi para karyawan yang terkena PHK dan dirumahkan” kata Syaiful.

Pemerintah telah memtusukan syarat penerima kartu pra kerja adalah warga negara Indonesia berusia minimal 18 tahun, belum bekerja, tidak sedang menempuh pendidikan formal, pekerja terdampak covid-19, serta korban PHK. (Maimun)

Ke Atas