TABALONG HARI INI

Lihat! Begini Proses Produksi Disinfektan Alami Buatan Warga Burum…

Tabalong – 3 kelompok tani hutan binaan KPH Tabalong siap memproduksi asap cair yang digunakan sebagai bahan disinfektan alami. Disinfektan tersebut rencananya akan digunakan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 di Tabalong.

Proses produksi asap cair terbilang sederhana, karena ketiga KTH sudah mendapatkan bantuan alat pengolah asap cair. Bahan dasar yang bisa digunakan adalah kayu alaban, cangkang sawit, tempurung kelapa, dan bambu. Kemudian pastikan alat pembuatan asap cair siap. Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah tempat keluar masuk air di kondensor, karena air disini berfungsi sebagai pendingin selama proses kondensasi, atau pengembunan.

Siapkan bahan dasar pembuatan asap cair. Pastikan bahan dasar dalam keadaan kering. Kemudian bahan dimasukkan ke dalam reaktor pirolisis, untuk dibakar. Asap hasil pembakaran lalu mengalir ke tabung kondensor, kemudian asap tersebut dikondensasi melalui koil melingkar.

Lalu hasilnya mengeluarkan cairan berupa cuka kayu, yang digunakan sebagai bahan disinfektan. Selain cairan, arang hasil pembakaran juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

“Untuk menghasilkan ini kan ada yang pakai kayu alaban, ada yang pakai cangkang sawit, ada juga yang pakai tempurung. Untuk per kilo kalo tempurung sebalik 20 kilo itu mencapai 10 liter. Tapi kalo kayu kita gak pernah pang yang menghitung kilonya, bilanya penuh isinya kita stop untuk pembakarannya. Jadi menghasilkan kurang lebih 30 per harinya, liternya.”kata Abdul Hadi.

Tujuan awal produksi asap cair di kth ini untuk digunakan sebagai pembeku latek , sehingga hasil karet berkualitas dan tidak berbau.  Selain itu, biasa juga digunakan untuk mempercepat pengeringan luka, dan membersihkan darah bekas pemotongan hewan. (Alfi)

Ke Atas