Kesehatan

Dorong PAD, DLH Berlakukan Sistem Timbang Untuk Sampah Badan Usaha

TVTABALONG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai mengoperasikan tempat pemrosesan akhir Bongkang sejak 13 Januari 2020. Di TPA ini, DLH memberlakukan sistem timbang sampah untuk menarik restribusi dari badan usaha, yang mengirimkan sampahnya ke lokasi ini. Sistem ini berbeda dari sebelumnya di TPA Maburai, yang memberlakukan retribusi per bulan.

Kepala DLH Tabalong, Rowi Rawatianice menjelaskan, retribusi timbang sampah dikenakan tarif sebesar Rp 30 ribu per tonase. Selain itu DLH juga menyediakan layanan pengangkutan sampah untuk badan usaha.

 “ketika nantinya perusahaan, rumah makan membuang sendiri ke TPA, nanti di TPA akan melewati jembatan timbang, di situ akan ditimbang sampah yang dibawanya, maka itu akan kena retribusi adalah 30 ribu per-tonnya” jelas Rowi

“Tapi nantinya, misalnya katakan saja ada kantor atau event yang menghasilkan sampah banyak, dia tidak mempunyai jasa angkutan, bisa mendapatkan jasa angkutan dari kami. Hanya Angkutan ya, yang memuat ke truknya itu tanggung jawab mereka”

“kita angkutkan sampai ke TPA. Sampai di TPA kena tarif  Rp 120 Ribu sekali jalan”

Rowi menerangkan tarif sistem timbang ini sudah disesuaikan dengan aturan yang diterapkan di Tabalong, khususnya tentang Undang-Undang Retribusi Sampah Tahun 2018. Aturan ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah.(Norman)

Ke Atas