Sosial & Budaya

Hidupkan Seni Sastra Disdik Tabalong Gelar Pentas Malam Puisi

MediaCenter,Tabalong- Sebuah puisi berjudul “Kabar Baik untuk Pahlawan” menjadi karya pertama yang diperdengarkan di gelaran Pentas Malam Puisi, Senin (28/10/2019) di Behindang Behindala Pendopo Bersinar.

Yang menjadi spesial, puisi tersebut dibacakan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani di hadapan semua tamu dan undangan yang hadir.

Aksi bupati yang membawakan puisi ini dengan lantang dan penuh semangat membuat undangan pun terkesima.

Tak hanya bupati, aksi membacakan puisi ini juga diikuti secara bergiliran unsur Muspida Tabalong yang hadir dalam kegiatan.

Pentas Malam Puisi ini sendiri sengaja digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Dengan “Kobarkan semangat Sarabakawa, kita bergerak untuk banua dan indonesia yang lebih bermartabat” kegiatan ini menjadi satu upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap seni sastra, terutama kaum muda.

Ada beberapa tampilan yang mengisi, kegiatan pentas seni ini di antaranya, membaca sastra, puisi, tarian dan membawakan lagu-lagu nasional.

Kepala Disdik Kabupaten Tabalong, A Rizali Noor, mengatakan, pentas malam ini merupakan acara khusus dalam mengobarkan kembali semangat sumpah pemuda.

“Ini bentuk inisiatif kami dalam menggali sesuatu yang terlupakan oleh banyak orang, dengan menggerakan, menggalakan untuk membaca puisi, sebab puisi bagian dari mata pelajaran yang diajarkan oleh tenaga pendidik di sekolah,”jelasnya.

Bukan itu saja, lanjut Rizali, yang spesial dari malam ini adalah pihaknya mengundang bupati dan para pejabat lainnya ikut berpartisipasi untuk membacakan puisi.

“Bukan kita saja yang merasa takjub, bahkan kawan-kawan yang hadir juga kagum karena selama ini tidak mungkin seorang pejabat bisa berpuisi, setelah tampilan berlangsung ternyata mereka sangat hebat,”tambahnya.

Setelah ini, kata Rizali, kedepannya atas saran yang didapat dari sejumlah muspida, agar kegiatan ini bisa munculkan kembali sesuatu asli dari masyarakat Dayak

“Dengan inisiasi yang ada mudah-mudahan bisa kita realisasikan dengan munculkan masyarakat Dayak untuk membacakan puisi dengan bahasanya sendiri,”bebernya.

Sementara, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, menilai kegiatan Pentas Malam Puisi ini sangat bagus dan dipandang penting sebab ini menjadi salah satu faktor untuk mengukur tingkat peradaban manusia, yakni dengan seni budaya ini.

“Makin orang berpuisi, berteater berarti tingkat peradabannya semakin tinggi, contoh di negara Italia. Nah ini indikasi tingkat bahwa peradaban orang Tabalong sudah mulai naik, maka sering-seringlah berpuisi dan kembangkan terus,” kata bupati.

Oleh sebab itu bupati menginginkan kegiatan ini menjadi even tetap dalam setiap tahunnya.

“Nanti kita undang semua kabupaten kota, bupati dengan forkopimdanya dengan cara seperti itu, kita dari Tabalong yang menghidupkan kembali seni sastra tapi kita mulai dengan membaca puisi,”tuturnya. (MC Tabalong/Sy).

Klik Untuk Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Ke Atas