Pedidikan

Tenaga Pendidik MTs Harus Disiplin

MediaCenter, Tabalong – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong meminta para guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk menjaga kedisiplinan di tempat mengajar.

Ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tabalong, Taufik Rahman melalui Kasubbag TU, H Sahidul Bakhri disela kegiatan Pembinaan Kepegawaian dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran MTs, di Gedung Sarabakawa Tanjung, Kamis (3/10/2019).

Pihaknya meminta kepada seluruh tenaga pendidik baik tenaga honorer maupun pegawai negeri sipil (PNS) untuk bisa berhadir tepat waktu di sekolah.

“Madrasah Tsanawiyah itukan sudah maju sekarang dan disegani masyarakat. Nah kalau sudah masyarakat seperti itu jadi tinggal bagaimana lagi kita agar sekolah tersebut lebih maju. Kemajuan tersebut harus dibarengi dengan ketepatwaktuan gurunya,” katanya.

Dirinya mengatakan, setiap tenaga pengajar harus masuk sebelum pukul 7.30 wita. Karena lewat dari jam yang sudah ditentukan guru harus mengisi blanko yang mencantumkan alasan kenapa terlambat.

“Nanti itu dipertanggungjawabkan ke pimpinan. Akibatnya guru yang bersangkutan harus terima apabila uang sertifikasi terpotong,” katanya.

Selain itu, kata Sahidul, kepada guru yang ingin melakukan cuti alasan penting itu dibenarkan. Namun dengan alasan yang logis. Seperti, melahirkan, menikah dan sakit serta umrah

“Karena guru-guru kan tidak ada cuti tidak seperti orang struktural. Kalau guru-guru sudah ada libur panjang, bulan ramadan misalnya dan libur semesteran. Jadi mereka boleh mengambil cuti alasan penting,” katanya.

Lalu apabila alasan penting yang diajukan untuk umrah, lanjut Sahidul, tidak dibenarkan apabila dia melakukan dalam setahun dua kali, karena itu sama dengan melalaikan tugas.

“Saya berharap dan meminta guru-gurunya dan beserta staf tata usahanya agar lebih bersemangat dan rajin dalam bekerja,” pungkasnya. (MC Tabalong/Irwin)

Klik Untuk Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Ke Atas