Khas Daerah

Stand Olahan Tangan Ramaikan Festival Dayak Deah

MediaCenter,Tabalong – Serangkaian kegiatan pelaksanaan Festival Budaya Dayak Deah Kampung Sepuluh di hari kedua, Kamis (26/9/2019) berlangsung meriah dan sarat akan budaya.

Terlihat dari sejumlah aktivitas stand dalam peragaan pembuatan barang seni atau kerajinan yang juga turut mewarnai kemeriahan festival itu.

Festival Budaya Dayak Deah ini berlangsung dari tanggal 25 September sampai 2 oktober 2019 di Desa Pangelak Kecamatan Upau,Kabupaten Tabalong.

Salah satu pengisi stand pengrajin seni , Fransisca I Ngenda, mengaku dari pembuatan kerajinan pernak pernik khas Dayak,serta aksesorisnya merupakan satu profesi yang dapat menghasilkan.

Terlihat hasil kerajinan yang dibikin bisa diperjualbelikan, juga bisa disewakan. Dimana tiap bulannya memiliki keuntungan yang lumayan.

“Jadi hasil kerajinan itu selain dijual juga disewakan, dan kebanyakan orang yang menyewa bila ada acara festival, dan yang disewa biasanya baju khas dayak, serta pernik perniknya,”katanya.

Selain itu, menurut, Fransisca keikutsertaan dirinya dalam kegiatan festival ini membuat hasil kerajianannya makin dikenal.

“Kegiatan sangat bagus dilaksanakan, mengingat budaya dan kearifan lokal masyarakat dayak deah ini bisa lebih dikenal, terpelihara dan dipertahankan keberadaannya,”tuturnya.

Dirinya berharap dengan festival ini lebih mengenalkan produk kerajinan khas Dayak Deah tidak saja lokal tetapi keluar daerah.

“Apalgi ibukota akan pindah ke kalimantan dan otomatis potensi ini akan terbuka luas,” katanya.

Stand lainnya yang juga menarik perhatian pengunjung adalah yang dikelola, Fely Claudia.

Dirinya menampilkan dan menjual hasil kerajianan berupa tas ,topi dan gelang semuanya terbuat dari rotan dan kulit kayu.

Menurut Fely, keberadaan Festival Dayak Deah kampung Sepuluh ini menjadi satu motivasi bagi dirinya dalam berkreasi dan mengenalkan kerajinan yang berasal dari daerahnya.

“Ini menjadi motivasi saya untuk lebih giat membuat dan mengenalkan lagi hasil kerajinan asal daerah ini , karena ini kerajinan turun temurun,”ujar fely.

Dirinya berharap dengan gelaran festival budaya ini harus tetap dilaksanakan setiap tahun, agar budaya ini bisa ditampilkan bukan saja lokal, nasional kalau bisa internasioanal.(MC Tabalong/Sy).

Klik Untuk Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Ke Atas