Pemerintahan

Enam SKPD Jadi Contoh Survei Penilaian Integritas Pencegahan Korupsi

MediaCenter,Tabalong – Inspektorat Kabupaten Tabalong bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2019 di Hotel Aston Tanjung, Rabu (25/9/2019).

Sosialisasi SPI ini dilaksanakan sebagai acuan untuk program pencegahan korupsi dan peningkatan integritas di pemerintah daerah agar bisa dijadikan dasar penyusunan program integritas atau anti korupsi organisasi.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani, dihadiri lima SKPD dan satu Unit Layanan Pengadaan (ULP) di lingkup Pemkab Tabalong.

Lima SKPD itu diantaranya, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas PPRD Kabupaten Tabalong.

Kepala Inspektorat Kabupaten Tabalong, Nooryadi, menjelaskan terpilih lima SKPD dan satu ULP dikarenakan SKPD tersebut berhubungan dan memberikan layanan langsung dengan masyarakat.

“Lima SKPD dan satu ULP ini terpilih berdasarkan arahan dari KPK, dan dilihat dari analis SKPD itu semua yang langsung berhubungan dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat,”ujarnya.

Meski baru pertama kalinya dilaksanakan, tambah Nooryadi, dirinya mengharapkan dengan kegiatan ini menjadikan integritas ASN Tabalong agar bisa menghindari terjadinya korupsi dan menjadikan kabupaten dengan aparatur yang benar benar berintegritas.

Sementara Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, dalam sambutannya mengatakan kegiatan sosialisasi ini dipandang sangat penting, mengingat SKPD yang terlibat ini akan dijadikan sebagai sample serta membuat potret tentang integritas di jajaran Pemkab Tabalong.

Disampaikan bupati, untuk di Tabalong sendiri sudah mempunyai 30 lebih SKPD dan yang dipotret dalam kegiatan kali ini hanya enam SKPD.

“Kalau enam SKPD ini tidak beres lantaran kepala SKPD nya tidak ngerti tentang kegiatan survei ini maka hasilnya akan jelek dan sekarang yang kita butuhkan adalah ASN yang mempunyai integritas,” jelas bupati.

Oleh karenannya para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan serius, karena ini adalah embrio atau cikal bakal dari integritas yang lebih tinggi lagi.

Bupati menjelaskan bahwasannya orang yang berintegritas merupakan orang yang memiliki pribadi jujur dan berkarakter kuat.

“Makanya saya sering mengatakan pintar aja belum cukup kalau dia tidak punya integritas. Itu kalau berbicara integritas secara pribadi,” pungkasnya.

Dirinya berpesan kepada peserta agar selalu berpegang teguh terhadap nilai yang kita percaya, ucapan tindakan yang sejalan, selalu berhati hati dengan uang, selalu bekerja jujur dan bertanggung jawab.

Adapun untuk SPI ini, setiap SKPD akan diambil 30 responden dari kepala SKPD sampai bawahannya.

Sementara itu diketahui, SPI ini dengan maksud untuk membangun integritas dan untuk mencegah korupsi di berbagai sektor tidak hanya menjadi tugas KPK tetapi juga melibatkan berbagai kementrian, lembaga pemda di Indonesia.

Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran resoko korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi serta Meningkatakan integritas sebagai penyelenggara pemerintah daerah guna mewujudkan pemda yang bersih dan akuntabel. (MC Tabalong/Sy)

Ke Atas