Kesehatan

Cegah Penyalahgunaan Obat Berbahaya

MediaCenter,Tabalong – Mendukung Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat (POIPO) dan sekaligus memperingati Hari Apoteker sedunia.

Kantor BPOM di Hulu Sungai Utara (HSU) bersama dengan Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Tabalong melaksanakan Sosialisasi Keamanan Obat dan Makanan, Selasa (24/9/2019).

Bertempat di aula SMKN 1 Haruai, sebanyak 82 peserta didik yang berasal dari SMKN 1 Haruai mengikuti kegiatan tersebut.

“Cinta Indonesia tolak penyalahgunaan obat menjadi tema yang diangkat dalam sosialisasi ini, hal ini sebagai edukasi terhadap siswa, supaya mereka bisa mengenal tentang penyalahan obat dan dampak buruknya dan bagaimana cara untuk rehabilitasi terhadap penyelahan obat tersebut,” kata Kepala Kantor BPOM di Kabupaten HSU, Bambang Hery Purwanto.

Tujuan kegiatan ini, imbuhnya, agar tingkat penyalahgunaan obat di Tabalong menurun.

Soalnya, seperti diketahui akhir-akhir ini dari informasi yang didapat, bahwa telah beredar kembali pil zinet dengan kemasan polos tanpa merk.

Oleh sebab itu,tambah Bambang, sosialisasi ini harus segera dilaksanakan sebagai antisipasi awal supaya siswa mengetahui dan mencegah agar tidak mengkonsumsi obat-obat tersebut.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 1 Haruai, Rodiyanto, mengucapkan terima kasih kepada jajaran BPOM HSU yang sudah bersedia memberikan wawasan dan pengetahuan terhadap anak didiknya terkait materi dampak penyalahan obat terlarang.

“Mudah -mudahan dengan kegiatan anak didik kami lebih mengerti obat mana yang layak dikonsumsi dan tidak, terlebih mereka dapat mengetahui jenis jenis obat apa yang mengandung bahan bahan berbahaya,”imbuhnya.

Meski kegiatan ini diselenggarakan atas permintaan pihak sekolah SMKN 1 Haruai, hal tersebut mempunyai alasan selain daerah sekitar sekolah merupakan lingkungan yang rawan akan penyalahan narkoba juga daerah tersebut dekat dengan dengan perbatasan dengan Kaltim.

Dimana biasanya distribusi mengarah kepada perbatasan, dan ini sebagai antisipasi awal supaya wilayah perbatasan ini aman dari penyalahgunaan obat.

Sementara itu, selain melakukan penyuluhan, BPOM HSU juga melakukan operasioal mobil laboratorium keliling dengan mengambil sample yang di kantin sekolah, warung dan penjual di sekolah untuk diketahui pangan jajanan sekolah yang berbahaya atau tidak.(MC Tabalong/Sy).

Ke Atas