Pedidikan

Kembangkan Seni Budaya, Seniman Tabalong Sambangi Sekolah

MediaCenter,Tabalong – 21 seniman, 21 asisten seniman dan 21 perwakilan sekolah sasaran berkumpul untuk menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Peluncuran Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2019 di Gedung Pendopo Bersinar, Rabu (7/7/2019).

GSMS merupakan program yang dijalankan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam bentuk program seniman untuk memberikan pembelajaran kesenian pada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Tujuan dari kegiatan ini menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya, menjalin kerjasama dan sinergi antara sekolah dengan seniman, membentuk karakter dan membangun sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif terhadap peserta didik, serta melestariakn seni sebagai bagian dari objek kemajuan kebudayaan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Tabalong, Masdulhaq Abdi, menjelaskan, dalam pelaksanaan gerakan ini merupakan tahun ketiga.

Dimana tahun ini Tabalong mendapatkan dukungan dari kementrian berupa subsidi dana.

“Alhamdulilah tahun ini mendapatkan dukungan dan sinergitas dengan kementrian, mudah-mudahan dengan kucuran dana sebesar 590 juta ini dapat kita maksimalkan untuk pengembangan seni budaya khususnya di Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan tersebut, nantinya akan melibatkan 21 sekolah sasaran.

Terdiri dari 12 sekolah dasar (SD), dan 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) , 21 seniman, dan 21 asisten seniman yang nantinya mereka akan melakukan pembelajaran sebanyak 27 kali pertemuan di luar jam wajib sekolah atau ekstrakurikuler.

“Peserta didik nantinya akan mendapatkan pembelajaran dari seniman sebanyak 27 kali pertemuan dan itu dilaksanakan di luar jam sekolah wajib atau ekstrakulikuler, dan bidang seni yang dikembangkan diantaranya seni lukis, seni tari , musik dan theater,“tambahnya.

Dirinya berharap dengan kegiatan ini nantinya membantu memfasilitasi keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni kebudayaan dan memperkuat karakter pelajar Indonesia dengan cara memberikan pembelajaran seni di sekolah.

Sementara Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani saat membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasi adanya GSMS ini.

“Dengan GSMS ini nantinya kita dapat menyediakan ruang atau wadah untuk anak kita, hal ini agar tingkat kekhawatiran kepada anak kita semakin menurun , meskipun ancaman itu tetap ada, paling tidak bisa diminimalkan,” kata Bupati Anang.

Selain itu dengan ruang yang sudah disediakan nantinya anak-anak akan disibukan dengan kegiatan sehingga mereka tidak akan berpikir untuk hal-hal yang negatif, tetapi akan berpikif fostif.

Bupat juga berharap dengan GSMS ini bisa menumbuhkan minat dari anak didik untuk berkesenian dan berkebudayaan.

“Tidak harus jadi seniman, yang penting tumbuhkan minat mereka dulu,’” pungkasnya. (MC Tabalong/Sy).

Ke Atas