Kesehatan

Hindari Penyakit Jembrana, 1.000 Ekor Sapi Divaksin Tahun Ini

MediaCenter, Tabalong – Antisipasi agar ternak sapi tidak terkena serangan penyakit jembrana dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Pertanian setempat.

Pencegahan dilakukan dengan cara memberikan vaksin, seperti yang belum lama tadi telah dilakukan untuk Sapi Bali, hewan yang nantinya dijadikan sebagai hewan kurban yang berasal dari Balikpapan dan Pelaihari.

Direncanakan untuk tahun ini ada 1.000 ekor sapi yang ditargetkan menjadi sasaran vaksin Jembarana.

Kepala Seksi Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabalong, Suwandi, mengatakan, ternak yang terkena penyakit itu dapat menimbulkan kematian hingga 75 persen.

“Jembrana adalah penyakit pada sapi Bali yang disebabkan oleh virus. Akibatnya bila terkena pada sapi bisa menimbulkan kematian hingga 75 persen,” katanya kepada awak media saat dihubungi melalui telelon seluler, Jumat (2/8/2019).

Suwandi membeberkan, tahun 2018 terdapat kasus penyakit Jembrana di Kecamatan Haruai dan menimbulkan kematian ternak hingga 50 ekor.

“Sedangkan pada tahun 2019 di Kecamatan Banua Lawas terjadi kematian ternak akibat jembrana sebanyak 2 ekor,” katanya.

Semua itu terjadi, menurut Suwandi, karena sapi tersebut berasal dari luar daerah dan kebetulan membawa penyakit Jembrana ke Kabupaten Tabalong.

“Kita targetkan tahun ini 1000 ekor yang divaksin, dan yang sudah terealisasi sebanyak 187 ekor,” ucapnya.

Dengan adanya vaksinasi tersebut diharapkan dapat menjaga agar sapi tidak mati kena penyakit jembrana.

Sehingga penyedia sapi dan masyarakat tabalong yang sudah memesan sapi terhindar dari kerugian ekonomi. (MC Tabalong/Irwin)

Ke Atas