Pedidikan

Pembukaan PBK Tahap III, Disnaker Tabalong Diharap Terapkan Pelajaran Bahasa Inggris

Tabalong, MediaCenter – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar pembukaan pelatihan, untuk program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan III APBN tahun 2019 di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Tanjung Tabalong. Senin, (22/7/2019).

128 Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Aula BLK Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong.

Sesuai dengan program nasional untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Disnaker Kabupaten Tabalong memiliki 8 kejuruan yang akan diikuti oleh 128 peserta.

8 kejuruan tersebut antara lain; mekanik junior mobil, las SMAW 3G, operator basic office, akutansi, junior teknisi support, instalasi penerangan, pendingin AC SPLIT, dan desain grafis.

Syaiful Ikhwan selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja mengatakan ada 59 kegiatan pelatihan, tujuan dari adanya PBK ini untuk memberikan keterampilan kepada para peserta agar dapat memiliki skill untuk memasuki dunia kerja dan usaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong Syaiful Ikhwan

“Selain kegiatan di BLK sebenarnya ada lagi kegiatan di desa-desa, dengan rangkaian yang mirip dan fasilitas sama. Tetapi, peserta pelaksanaannya berbeda. Kalau di desa pesertanya dipilih dan tidak melalui test. Sedangkan BLK harus melalui test.” Ujar Syaiful.

Target yang diharapkan dengan adanya Pelatihan Berbasis Kompetensi ini peserta akan dilatih dan mempunyai keterampilan keahlian, lalu peserta akan diuji kompetensinya melalu ujian teori dan praktek. Jika lulus, maka peserta akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) yang didukung Pemerintah.

Penyerahan Baju dan Perlengkapan Lainnya oleh Kepala Disnaker
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tabalong (kiri) Menyampaikan Sambutan dan Pembukaan

Di waktu yang sama Bupati Tabalong diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulfan, menyampaikan agar adanya pelajaran Bahasa Inggris yang di terapkan BLK, agar peserta bisa berbahasa asing saat berada di dunia kerja maupun usaha, sehingga memiliki nilai plus.

“Jika hanya Bahasa Indonesia kita banyak yang bisa, tetapi jika bisa Bahasa asing itu akan menjadi nilai plus. Termasuk Bahasa China, karenaChina menguasi beberapa Teknologi,” kata Zulfan saat menyampaikan sambutan dan pembukaannya di Aula BLK Disker. (MC Tabalong/Maimun).

Ke Atas