Ekonomi & Bisnis

Kartu Tani Syarat Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

MediaCenter, Tabalong – Sosialisasi penyusunan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) pupuk bersubsidi 2020, Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong akan realisasikan pupuk bersubsidi dan kartu Tani untuk petani yang ada di Tabalong. Kamis, (13/6/2019).

Kartu Tani merupakan progam dari pusat, yang di dukung oleh pemerintah dan BUMN melalui kartu debit BNI yang digunakan secara khusus untuk alokasi Pupuk Bersubsidi dan transaksi pembayaran Pupuk Bersubsidi di mesin Electronic Data Capture dalam melakukan transaksi.

Nantinya dengan ada kartu Tani dapat memudahkan para penani membeli pupuk ke distributor dengan jenis yang telah ditentukan. Untuk itu, pemerintah daerah mendorong agar segera menyelesaikan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Hal ini karena RDKK menjadi database (pangkalan data) Kartu Tani dan pembagian pupuk bersubsidi.

Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong yang diwakili oleh Syaipul Yuzan selaku kasi sarana dan produksi mengatakan terealisasinya pupuk bersubsidi akan dilakukan secara bertahap “Penebusan pupuk bersubsidi dari Januari sampai dengan Desember jadi kita harus bertahap” Ujarnya.

Rencananya pupuk bersubsidi dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian ada lima jenis, yang terdiri dari Urea, SP-36, ZA, NPK, dan Organik. Jumlah kebutuhan pupuk akan disesuaikan dengan usulan RDKK, sehingga petani yang menebus pupuk bersubsidi tidak bisa melebihi usulan dari RDKK.

Syarat petani mendapatkan pupuk bersubsidi melalui kartu Tani ini harus memiliki lahan sendiri maksimal 2 Hektar, baik itu tanaman, perkebunan maupun pangan. Jika petani memiliki lebih dari 2 Hektar maka petani tersebut akan membeli pupuk non subsidi.

Total jumlah pupuk yang akan di salurkan oleh Kabupaten Tabalong masih dalam proses. “Belum diketahui totalnya karena masih penyuluhan ke desa-desa, kami akan rekap berapa saja kebutuhan pupuk petani dan memasukkan dalam RDKK lalu kami sampaikan ke tingkat Provinsi.” Tambah Yuzan.

Sementara itu Radiansyah mewakili Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan petani yang terdaftar di RDKK sebanyak 8.246 orang, dari 24.000 petani Kabupaten Tabalong. “Petani yang belum mendaftar saya harap segera diselesaikan sebelum Juli akhir, untuk persiapan menentukan kuota atau jumlah di tahun 2020. Jika hanya 8.246 yang terdaftar maka hanya jumlah itulah yang akan mendapatkan pupuk bersubsidi” Ujarnya. MC Tabalong/Maimun.

Tambahkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Mitra Kerja Media Center Tabalong :

Copyright © 2019 Media Center Tabalong

To Top