Politik & Hukum

Amankan Pemilu, TNI dan Polri Dilarang Termakan Isu-Isu Keributan

MediaCenter,Tabalong – Mendekati hari pencoblosan, Komandan Kodim 1008/Tanjung, Letkol Arm. Edy Susanto menghimbau kepada para anggotanya untuk selalu memegang teduh rantai komando dalam melaksananakan pengamanan pesta demokrasi di bumi sarabakawa.

“Kedepannkan langkah-langkah proaktif, dengan deteksi dini terhadap situasi kondisi ataupun dinamika yang berkembang di lapangan.” Jelasnya.

Hal ini disampaikannya pada saat menjadi inspektur apel pergeseran pasukan dalam operasi mantap brata intan 2018 di halaman pendopo, pembataan, Senin (15/4).

Edy juga menekankan bahwa jangan sampai para anggotanya terprovikasi hal-hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Serupa dengan Dandim, Kapolres Tabalong, AKBP. Hardiono juga berpesan kepada para anggotanya untuk segera mengenali lokasi pengamanan ditempat yang sudah ditugaskan.

“Kenali siapa KPPSnya, kepala desanya, kenali semuanya. Disitulah kita harus menjaga sinergitas tiga pilar bersama.” Ingat Hardiono. Dalam pengaman pemilu 20019, Polres Tabalong bersama dengan TNI menurunkan 646 personil yang terdiri dari 363 anggota polri ditambah 73 anggota BKO dari Polda Kalsel, kemudian 180 personil TNI yang akan patroli ke TPS-TPS, serta 30 personil yang akan berjaga di markas komando. (MC Tabalong/Gilang)

Ke Atas