Ekonomi & Bisnis

Melalui Musrenbang RKPD, Pemkab Tabalong Targetkan IPM 2020 Tertinggi Kedua di Kalsel

MediaCenter,Tabalong – Setelah dilakukan Musrenbang di kecamatan, pemerintah kabupaten Tabalong melakukan musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020 di tingat kabupaten yang berlokasi di Pendopo Bersinar, Selasa (26/3).

Dalam Musrenbang kali ini bertujuan untuk mematangkan racangan RKPD Kabupaten Tahun 2020 menjadi rancangan akhir RKPD dengan cara menyerasikan program kegiatan antar SKPD dengan memperhatikan asprirasi masyarakat .

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tabalong, Mahdi Noor bahwa Musrenbang RKPD 2020 ini untuk mensinergikan intervensi yang dilakukan oleh berbagai pihak dan tingkak pemerintahan.

“Disamping itu, kita juga mengsinkronisasikan RKPD Kabupaten Tabalong dengan arah kebijakan provinsi serta pemerintah pusat” Katanya.

Dan berdasarkan data yang ia sampaikan saat ini, Kabupaten Tabalong tengah berada dalam kondisi yang sangat baik. Apabila dilihat dari angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kabupaten Tabalong memiliki IPM yang lebih tinggi dari provinsi Kalimantan Selatan, yaitu sebesar 70.11 dibandingkan Provinsi Kalsel sebesar 69.65

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi, kabupaten Tabalong juga mengalami peningkatan dari angka 3.11 ke 3.8, dimana peningkatkan ini masih di dominasi oleh sector pertambangan disusul dengan sector pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Dengan melihat adanya trend positif dari peningkatan IPM dan Ekonomi, Pemerintah kabupaten Tabalong akan terus melakukan yang terbaik dengan menargetkan IPM Tabalong mencapai angka 72.17

Untuk mencapai target tersebut, melalui Musrenbang ini akan dirumuskan isu – isu strategis seperti peningkatan pengelolaan keuangan daerah, peningkatan kualitas pelayanan public dan kualitas SDM, peningkatan kualitas infrastruktur, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani yang membuka Musrenbang ini pun mengatakan selama lima tahun kedepan pihaknya akan terus berkomitmen untuk mencipatakan keseimbangan antara masyarakat tambang dan non tambang.

“Karena berdasrakan indicator yang disampaikan tadi, ketika sector pertambangan dikeluarkan dari perhitungan PDRB, maka pertumbuhan ekonomi kita lebih dari delapan persen.” Jelasnya.

Ia pun mengaku bahwa pemerintah kabupaten Tabalong optimis bisa menjadikan kabupaten Tabalong sebagai kabupaten dengan ipm tertingi kedua di Kalimantan selatan. (MC Tabalong/Gilang)

Ke Atas
Konten Dilindungi!