Sosial & Budaya

Studi Banding Di Ponpes Darunnajah Jakarta, Tabalong Siapkan Pendirian Pesantren Al-Qur’an dan Pesantren Salafiah Modern.

MediaCenter,Tabalong – Persiapan dalam rangka pendirian Pesantren Al-Qur’an dan Pesantren Salafiah Modern di Kabupaten Tabalong, pimpinan beserta pengurus Yayasan Syekh Muhammad Nafis Kabupaten Tabalong bersama dengan Bupati Tabalong melakukan kunjungan study banding ke Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta Selatan pada 23 Maret 2019 yang lalu.

Kedatangan ini disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Darunnajah, Ustadz Sofwan Manaf dan para pengurus Ponpes diantaranya, Ustadz Mukhtar pimpinan pengasuhan ponpes, Ustadz Kal Amami Sekretaris Ponpes, dan Ustadz Jamhari Abdul Jalal Pimpinan Yayasan Darunnajah.
Dalam kunjungannnya, rombongan berdialog dan menanyakan beberapa hal terkait dengan metode pengajaran, kurikulum, serta operasionalisasi ponpes.

Isi dari dialognya, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani berharap bahwa kunjungan ini tidak hanya yang pertama dan terakhir. “Saya ucapkan terima kasih kepada Ponpes Darunnajah atas diterimanya kunjungan kami ini. Mudah- mudahan nantinya akan terjalin kerjasama yang baik serta adanya tindak lanjut dari kunjungan pertama ini untuk ke depannya.“ Tutur Bupati.

Sebaliknya, pihak pimpinan pesantren Darunnajah pun merasa senang atas kunjungan ini. Ustadz Sofwan Manaf mengatakan akan selalu menerima dengan tangan terbuka apapun bentuk kerjasama yang akan dijalin kedua belah pihak.
Pada hari kedua, yaitu 24 Maret 2019, rombongan melanjutkan kunjungan study banding ke Pesantren Sulaimaniyah Pusat di Cipinang Jakarta Timur, di mana Pesantren yang mengusung konsep Tahfizul Qur’an ini didirikan pada 2005 oleh para sukarelawan muslim Indonesia dan Turki yang berpusat di Istanbul Turki. Di pesantren ini, rombongan tertarik dengan metode menghapal Al-Qur’an yang diajarkan yaitu Metode Turki Ustmani.

Sama seperti kunjungan sebelumnya, para pengurus Yayasan Syekh Muhammad Nafis Kabupaten Tabalong diterima dan disambut hangat oleh pimpinan beserta para pengelola pesantren Sulaimaniyah.
Kunjungan di akhiri dengan berkeliling melihat kegiatan para santri, dan diajak melihat-lihat gedung serta fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk para santri.

Adanya kunjungan study banding yang dilakukan ke dua tempat tersebut, diharapkan pimpinan beserta pengurus Yayasan Syekh Muhammad Nafis Kabupaten Tabalong dapat mengambil beberapa hal yang nantinya akan diterapkan pada konsep pesaantren yang akan didirikan di Kabupaten Tabalong.(MC Tabalong/Said)

Ke Atas