Pedidikan

Tabalong di Kunjungi DPRD Kabupaten Banjar

MediaCenter, Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong menerima kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar di Aula Penghulu Rasyid, Rabu (30/1).

Rombongan tersebut diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Zulfan Noor serta sejumlah pejabat lainnya.

Kedatangan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar untuk mencari informasi terkait pengelolaan penggajihan guru honorer di tingkat  Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan melalui Kabid Pembinaan Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Taufikurahman ,tujuan kunjungan kerja oleh  Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar ini selain tempat berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam penanganan guru juga terkait besaran honor yang didapat guru yang ada di Tabalong.

“Jadi Tabalong sendiri dalam besaran honor yang di terima guru non PNS itu selain bersumber dana BOS mereka juga mendapatkan tambahan penghasilan dari dana yang diberikan Pemda, sedangkan di Kabupaten Banjar hanya mendapatkan dana yang berasal dari dana bos saja.”kata Taufikurahman.

Oleh sebab itu ini menjadi salah satu indikator mereka untuk berkunjung ke Tabalong, karena mereka sangat tertarik apa saja yang sudah dilakukan untuk mensejahterakan guru honor yang ada di Tabalong.

Selain itu ,Tambah Taufikurahman, dalam pemberian tambahan penghasilan kepada guru non PNS yang mengabdi disekolah negeri adapun besaran tambahan penghasilan yang diberikan bervariasi, tergantung masa kerja guru tersebut.

“ Tahun 2018 kemarin kita berikan tambahan penghasilan untuk masa kerja 2 – 4 Tahun itu sebesar 300 ribu rupiah, 5 – 9 tahun ,sebesar 400 ribu , dan masa kerja 15 tahun keatas sebesar 600 ribu rupiah, dan  tahun 2019 , insya allah akan ditambah lagi bagi guru guru kita yang mengabdi disekolah negeri.”terangnya.

Sementara itu,dari rombongan Komisi IV Kabupaten Banjar sendiri melalui wakil Komisi IV , Khairudin mengatakan kunjungan ini karena melihat ada sebuah kebijakan yang diluncurkan pemda Tabalong terkait guru honor di SD.SMP yang mana insentif yang mereka terima sangat lumayan.

“Ini yang jadi ketertarikan kami dalam mengkaji lebih dalam bersama sama dinas pendidikan kami, yang nantinya guru guru kami di kabupaten banjar agar bisa meniru tingkat kesejahteraan guru yang ada di Tabalong.”jelasnya.

Oleh sebab itu, Kata Khairuddin , dirinya bersama tim lainya akan mendalami tentang  regulasi yang dibuat Kabupaten Tabalong berkaitan dengan peraturan bupati, “ ini akan kami dalami melalui dinas pendidikan kabupaten Banjar yang akan langsung berkujung ke Dinas Pendidikan kabupaten tabalong  berkaitan dengan dasar dasar hukum dan peraturan bupatinya,”lanjut Khairudin.

Sementara itu, kepala dinas pendidikan kabupaten Banjar, Maidi Armansyah menambahkan dari diskusi dalam kunjungan ini banyak melihat banyak sesuatu yang bisa dipelajari  di kabupaten Tabalong terkait pola pengkajian.

“Hal Hal yang kita dapatkan disini nantinya akan kita kaji lagi ,seperti yang dilakukan  Tabalong dalam hal tambahan penghasilan berdasarkan klarifikasi masa kerjanya, itu yang akan kami pelajari regulasinya, mudah mudahan kami bisa dapat menjadi pelajaran kami dan diterapkan di kabupaten banjar karena kita sadar kualitas pendidikan juga berpengaruh dengan kesejahteraan guru gurunya termasuk guru honorer .”pungkasnya. (Said)

Ke Atas