Sosial & Budaya

Dinas Pendidikan Luruskan Persepsi Peranan Guru BK Melalui Bimtek

MediaCenter,Tabalong  – Kerapnya terjadi kesalahpahaman dalam peranan guru bimbingan dan konseling di sekolah oleh sebagaian orang, mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong melalui bidang Ketenagaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Bimbingan Konseling, Senin (6/8) bertempat di Aula Islamic Center,Kabupaten Tabalong. Mengusung tema “Urgensi Soft Skill,Kepemimpinan,Negoisasi,Kolaborasi ,Komunikasi,Terapiotik dalam Perspektif Konseling”,  Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 40 guru Bimbingan Konseling (BK ) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se –Kabupaten Tabalong selama tiga hari dari tanggal 6-8 Agustus 2018. Ketika membuka langsung acara ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, H.Akhmad Rizali Noor menuturkan bimtek ini sangat penting bagi guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menjalankan perannya sebagai penyambung komunikasi baik kepada murid, maupun terhadap mitra kerja di sekolah. Selain itu, Kata Rizali, nantinya guru BK juga bertugas untuk meminimalisir atau meniadakan terjadi masalah yang sering terjadi, seperti tauran sesama anak, bagaimana menghindari anak murid agar jauh dari narkoba,minuman keras dan merokok. “Disinilah peran guru BK sesungguhnya, untuk menyelami psikologi siswa, bahkan guru agar tidak mengikuti jalan salah, nantinya guru BK  yang bisa meluruskan masalah tersebut supaya siswa, guru dapat berkonsentrasi dalam melaksanakan pembelajaran di sekolahnya masing masing,” tambahnya Masih di acara yang sama, salah satu narasumber, H.Jarkawi selaku Wakil Rektor satu Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Bidang Akademik mengungkapkan melalui bimtek ini para guru BK bisa meningkatkan soft skill seperti Kepemimpinan,Negoisasi,Kolaborasi, Komunikasi  agar memiliki kemampuan dalam hal memberikan bimbingan kepada muridnya. “bedanya bimbingan konseling dan pengajaran, kalau pengajaran yaitu mengajar dan mendidik,kalau bimbingan konseling adalah mendidik dan memandirikan, maka itu kalo ada persepsi guru BK adalah guru mata pelajaran itu keliru, Guru BK merupakan guru yang melakukan proses bagaimana melayani siswa,” jelasnya. Selanjutnya, untuk melihat hasil dari bimtek ini nantinya pihak Akademik Uniska bertanggung jawab memantau langsung perkembangan para peserta melalui grup media sosial (WA) yang dibuat guna mengetahui hasil di lapangan dengan penjabaran permaslahan, dan pengimplementasian yang dilaksanakan disekolah masing masing. “Jadi kita bisa mengevaluasi dan memonitor hasil di lapangan melalui grup tersebut, mengingat implementasi nyata dari bimtek tersebut terjadi pada saat kegiatan disekolah berlangsung.”Pungkasnya. (MC TABALONG/Sy).
Ke Atas