Sosial & Budaya

Tahun 2020,Tabalong Ethnic Festival Targetkan Bisa Menjadi Agenda Nasional Pariwisata di Indonesia

MediaCenter,Tabalong – Memasuki pagelaran yang ke 7, Tabalong Ethnic Festival (TEF) secara resmi dibuka pada Minggu, (22/7), di Tanjung Expo Center.

Pagelaran yang akan dilaksanakan selama 10 hari ini akan melibatkan sebanyak 600 lebih peserta dari berbagai budayawan, penari, musisi, seniman dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.  Disamping itu, TEF juga akan dibantuk oleh 350 lebih relawan dari berbagai usia dan kalangan.

Penanggung Jawab Pelaksanan TEF, Firman Yusi, mengatakan bahwa pagelaran yang ke 7 ini akan dilaksanakan di empat lokasi wisata berbeda, yaitu Tanjung Expo Center, Goa Liang Tapah, Gunung Sialing, dan Masjid Pusaka Banua Lawas.

Menurut Firman, dengan diadakannya di empat lokasi wisata berbeda akan menjadikan TEF sebagai pintu gerbang pariwisata di Kabupaten Tabalong.

“Dengan adanya TEF, kita tidaknya mempromosikan seni dan budaya, tetapi juga objek pariwisata juga kita promosikan,”kata Firman.

Terlebih, Firman Yusi juga menargetkan bahwa pada tahun 2020 TEF bisa masuk menjadi agenda nasional pariwisata di Indonesia.

“Dan setelah tahun 2020, bagaimana kita bisa membesarkan TEF ini menjadi event internasional yang bisa dikunjungi oleh wisatawan di luar negeri,” harap Firman.

Sementara itu, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani mengapresiasi dengan pagelaran TEF yang semakin tahun selalu mengalami penigkatan, yang dinilai Bupati Anang bahwa TEF sangat diminati oleh seluruh masyarakat, tidak hanya berasal di Kabupaten Tabalong saja.

Anang pun mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong akan terus mendukung pagelaran TEF ini.

“Yang mana ini berarti bahwa kegiatan ini bukan hanya milik perkumpulan pusaka, tetapi sudah menjadi milik masyarakat kabupaten Tabalong” pungkasnya. (MC Tabalong/Gilang).

Ke Atas