Sosial & Budaya

TEF ke VII tahun 2018 dipastikan akan lebih meriah dan berbeda

Tanjung,MediaCenter – Jelang acara event tahunan Tabalong Ethnic Festival (TEF)  ke -VII tahun 2018  yang akan diselenggarakan di Kabupaten Tabalong mulai tanggal 22  sampai 29 Juli 2018.

Untuk memastikan dan lancarnya acara tersebut,Perkumpulan Putra Putri Serabakawa  (Pusaka) Kabupaten Tabalong  gelar rapat koordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah atau instansi terkait.

Hal tersebut bertujuan, bersama sama dalam membentuk sebuah tim koordinasi dilingkungan Pemerintah daerah untuk penyelanggaran TEF ke VII tahu 2018 akan bisa sukses dari tahun sebelumnya.

“Rapat ini terlaksana karena melihat dan mengevaluasi tahun sebelumnya pada saat penyelenggaraan TEF  adanya Split terpisah dalam berkomunikasi bersama pemda, yakni antar Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akhirnya saling support antara SKPD tidak ketemu di satu titik.”Kata Ketua Pusaka, Firman Yusi saat memimpin rapat di Aula Dinas Kepemudaan,Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tabalong,Kemarin Rabu (4/7).

Lanjutnya, atas saran dari Sekda dan kepala Disporapar untuk membentuk semacam tim koordinasi akhirnya terealisasi pada rapat kali ini, “tujuannya semua bisa ketemu dan bisa saling saran soal bagaimana terealisasinya TEF bisa  lancar pada saat kegiatan berlangsung dilapangan.”ujar Firman.

Dalam rapat berlangsung,Firman selaku Ketua Pusaka memastikan TEF ke VII tahun 2018 memastikan dalam penyelenggaraannya berbeda dan lebih meriah dari tahun sebelumnya.karena ada beberapa inovasi yang mungkin ini akan jadi beda dari TEF sebelumnya.

“TEF kali ini sebenarnya untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat yang dilontarkan, apa yang baru di TEF Tahun ini, untuk menjawab itu, kami dari Perkumpulan Pusaka Tabalong  akan memberikan beberapa hal  inovasi TEF ke VII   diantaranya adanya Karasmin On Location.”jelasnya.

Karasmin On Location sendiri merupakan sebuah pertunjukan seni yang  berlangsung di objek wisata,yang berlokasi di tiga titik diantaranya, objek wisata Goa Liang Tapah, Gunung Sialing dan Mesjid Pusaka Banua Lawas.

“Jadi disetiap titik objek wisata nantinya akan ada pertunjungan langsung , untuk objek wisata Goa Liang Tapah dan Gunung Sialing akan disajikan tarian kombinasi ,hal tersebut bertujuan supaya penonton bisa dimanjakan dengan tarian serta sekaligus mengenalkan objek wisata.”Kata Firman.

Selanjutnya untuk wisata religius ,Mesjid Pusaka Banua Lawas nantinya akan dilaksanakan acara batamat Alquran yang betul betul menggunakan tahapan yang sesuai tradisi,hal tersebut salah satu tujuan untuk mengenalkan Mesjid Pusaka dan Makam Penghulu Rasyid sebagai objek wisata religius di Kabupaten Tabalong.

“Jadi tujuan Karasmin On Location ini  selain mengenalkan secara langsung tarian dan objek wisata kepada pengunjung  ,juga sekaligus  buat teman teman forografer yang akan dimanjakan dengan foto foto indah, unik, karena penari akan memakai busana kotemporer tradisi, hal tersebut sebagai bentuk promosi wisata  di Tabalong.”pungkasnya.

Selain Karasmin On Location juga ada Goes To Market, Fashion Day lomba busana, Ethnik Carnival dan Fashon Carnival dan lainnya.

Tidak ketinggalan buat penonton, undangan maupun panitia yang ingin mendapatkan hadiah hiburan, syaratnya harus memakai busana yang berunsur ethnik dan unik hal tersebut sebagai bentuk apresiasi panitia TEF terhadap pengunjung.

Adapun rapat tersebut dibuka langsung Asisten Perekonomian dan Pembangunan, HJ. Hamida Munawarah, yang dipimpin oleh Ketua Perkumpulan Pusaka,Firman Yusi  ,dan dihadiri oleh Kepala Disporapar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah,dan perwakilan dari Diskominfo,Disdik, Dishub  dan intansi terkait lainnya.(MC Tabalong/Sy).

Ke Atas