Sosial & Budaya

Peringatan Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia Ke 67 Di Tabalong

Tanjung, Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia yang ke-67 bertempat di Wisma Tamu Bersinar,Kabupaten Tabalong, Senin (25/6) diwarnai dengan cukup meriah, selain dibuka langsung oleh Bupati Tabalong,H.Anang Syakhfiani, acara juga sebagai ajang mempererat silahturahmi antar bidan dari perwakilan masing masing Kabupaten di Kalimantan Selatan. Sebelum acara puncak HUT IBI,  telah dilakukan berbagai kegiatan seperti bakti sosial berupa pelayanan seperti pemeriksaan IVA, donor darah,dan deteksi dini penyakit tidak menular. Dengan mengangkat tema ,” Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Dan Neonatal Melalui Germas Dan Pelayanan Berkualitas, Bupati Tabalong,H.Anang Syakhfiani dalam sambutannya menjelaskan  bidan sebuah profesi yang merupakan pilihan hidup , maka itu pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia agar selalu dapat mendukung dan  mewujudkan sebuah kondisi dimana bidan yang menjadi anggota IBI bisa mengembangkan profesinya dengan sebaik baiknya. “Jadi saya kira bidan ini sama saja profesinya seperti dokter umum, spesialis,dan lainnya, jadi sering saja diadakan seminar seperti  loka karya ,dimana tujuannya agar profesi bidan di Tabalong makin bagus .”ungkapnya. Hal tersebut ,Kata Bupati Anang, karena mengingat betapa beratnya petugas seorang bidan ,”bidan di Desa sering dianggap seorang dokter , karena kebiasaan bila orang sakit sedikit apalagi di sebuah Desa biasanya berobat ke bidan, bukan dokter.”lanjutnya Terkait hal itu, untuk kesejahteraan bidan,Bupati Anang mengharapkan dan mengusahakan untuk anggaran tahun 2019 tidak ada lagi bidan yang menjadi TKS,”jadi semuanya kalau bisa kontrak ,Honor dan  PTT daerah, tapi tidak semuanya bisa langsung jadi PTT,Honor dan Kontrak,tetapi bertahap, pada prinsipnya di tahun 2019 TKS kita nol kan dari profesi bidan.”tegasnya. Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Bidan Indonesia (KPC IBI)  mengatakan bahwa di HUT ke 67 ini berharap kesehatan dan kesejahteraan ibu hamil dan melahirkan bisa selamat,sehat sehingga tercipta masyarakat yang sehat, dan menciptakan generasi yang berkualitas. “Jadi beda tahun ini, HUT IBI ke 67 kita adakan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM),hal tersebut karena sering adanya pola makan tidak sehat,jadi bagaimana kita mengupayakan pola hidup sehat di masyarakat, dimana bidan sebagai pemberi contoh.” Ujarnya. Lanjutnya ia berharap kepada pemerintah agar kesejahteraan bidan bisa dipikirkan dengan menaikan tunjangan ,”kalau bisa tunjangan bisa naik diatas dua juta, mengingat pekerjaan bidan lebih banyak dan berisiko dalam melayani masyarakat umum yang tidak tahu dia punya penyakit menular atau tidak.”pungkasnya. MC Tabalong/Said
Ke Atas