Sosial & Budaya

Lewat Perayaan Hari Tari Sedunia, Ruang Sampul dan Perkumpulan Pusaka Sampaikan Pesan Kebersamaan dan Persatuan

Kelompok Tari dari Ruang Sampul Membawakan Tarian yang Bernama "Tari Tanding Barakatan"
MediaCenter,Tabalong – Melihat kurangnya rasa kebersamaan sesama penari-penari di Kabupaten Tabalong mendorong Perkumpulan Pusaka bersama Komunitas Ruang Sampul (Seni Ampun Tabalong) menggelar Pentas Seni Karasmin Tari di Ruang Terbuka Hijau Taman Kambang Tanjung, Mabuun. Hal itu disampaikan oleh Dwitiya Amanda Putri, founder dari Ruang sampul yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana ketika ditemui di tempat acara, Sabtu (5/5). “maka dari itu, melalui karasmin tari ini kami ingin mengembalikan lagi rasa kebersamaan kebudayaan tari yang ada di Kabupaten Tabalong” kata Dwitiya. Lebih jauh lagi, Dwitya mengatakan selama ini para pegiat tari yang ada di Tabalong minim apresiasi dari masyarakat ditambah jarangnya penari-penari yang ada di Tabalong untuk bersilaturahmi dengan satu sama lain. “karena selama ini untuk tari sendiri, penari-penari kebanyakan bertemunya hanya pada event-event kompetisi” jelasmya. Melalui karsmin tari yang juga bertetapan dengan peringatan Hari Tani Sedunia, Dwitiya bersama teman-teman yang terkumpul dalam Ruang Sampul dan Perkumpulan Pusaka ingin mengajak seluruh pegiat tari dan penari di Tabalong untuk saling bersilaturahmi dan mengapresiasi karya sesama penari. “Disini kita saling berbagi dan mengapresiasi karya-karya kita serta melihat perkembangan tari dari teman-teman komunitas tari satu dengan lainnya” imbuh Dwitiya. Ia mengharapkan bahwa melalui kebersamaan yang sudah terjalin erat nanti, masyarakat akan bisa menjadi lebih mengapresiasi seni tari yang ada di Tabalong. “agar masyarakat bisa lebih mengenal dunia tari, dan bisa merasakan lagi apa saja yang dilakukan ketika perayaan hari tari sedunia” harapnya. Menanggapi hal tersebut, Masdulkah Abdi, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Tabalong yang juga berhadir pada acara tersebut mengakui, bahwa saat ini menyatukan rasa dalam berkesenian antar komunitas dan sanggar cukup sulit. “karena kita tau seharusnya seni budaya itu menyatukan, dan mendidik dalam membentuk karakter-karakter insan di dalamnya” tegasnya. Dalam upayanya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong terus berusaha menampilkan kesenian dari berbagai macam komunitas dan sanggar di setiap pagelaran seni ataupun karasmin, termasuk pagelaran seni tari yang di gelar oleh Ruang Sampul dan Perkumpulan Pusaka ini. “kita juga memberikan kesempatan kepada sanggar yang lainnya agar semuanya bisa terfasilitasi” jelas Masdulkah. Sebagian kelompok tari yang tampil pada kegiatan ini merupakan pemenang dari lomba FLS2N yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan beberapa waktu yang lalu. Masdulhak kembali menjelaskan bahwa Disdik Kabupaten Tabalong memberikan peluang kepada komunitas dan sanggar seni di kabupaten Tabalong yang memiliki talenta berbakat atau tunas-tunas baru untuk didaftarkan ke Disdik Tabalong. “nantinya akan kami beri pembinaan dari segi material” pungkasnya. Sekedar informasi, saat ini sudah terdapat tiga puluh sanggar seni yang menjadi binaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong melalui bidang Kebudayaan. Pentas Seni Karasmin Tari ini dilaksanakan selama satu hari yaitu tanggal 5 Mei 2018 dengan menampilkan tari-tari tradisional, modern, maupun kontemporer, dari seluruh komunitas tari yang ada Tabalong. Serta penampilan dari Dwitiya yang akan menari selama 6 jam.(MCT Tabalong/Gilang)
Ke Atas