Sosial & Budaya

Dinas Sosial Kabupaten Tabalong ,berikan pelatihan  30 Anggota Tagana Muda

MediaCenter,Tabalong- Salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi resiko dan menekan dampak berbagai bencana alam dan sosial , serta penanggulannya, Dinas Sosial Kabupaten Tabalong menggelar Pelatihan anggota  Taruna Siaga Bencana (Tagana)  Muda,di Aula Dinas Sosial Kabupaten Tabalong,Selasa (3/4).

Sebanyak 30 orang anggota Tagana yang direkrut ini bertujuan agar memahami peran dan fungsinya dalam hal penanggulan bencana,serta terlatih  dan lebih siap dalam hal mengantisipasi berbagai macam bencana, baik  alam maupun bencana  Sosial.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, Yuhani saat membuka acara pelatihan Tagana Kabupaten Tabalong tahun 2018.

Disampaikannya, bahwa pelatihan ini pertama kali di laksanakan di Kabupaten Tabalong ini sangat penting, mengingat tugas yang akan dilakukan sangat berat, karena setiap anggota  tagana sendiri harus memilki kemampuan dan keahlian serta menguasai managemen kebencanaan, baik secara konseptual maupun teknis.” Ujarnya.

Saya berharap kepada anggota Tagana agar mengikuti Pelatihan ini dengan baik,yang nantinya akan mempunyai konsep dan hasil yang baik .”Satu hal Kata Yuhani,  “Kalau hasil dan kinerja baik nantinya saya akan meminta suatu program , yaitu menyediakan posko khusus untuk di Tabalong , ada atau tidak ada bencana, posko tersebut sudah tersedia  dan juga  ada yang menjaga, kalau ada kebakaran dan lainnya mereka sudah siap membantu.” Bebernya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa menjadi anggota Tagana muda sendiri merupakan satu kebanggaan sendiri ,mengingat ini pekerja sosial dalam hal membantu masyarakat,oleh sebab itu tampilkan kreativitas dan selalu berinovasi.

Masih diacara yang sama , Pembina Tagana dan Pelatihan Operasioanal dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Achmadi menyambut baik adanya Tagana Muda di Kabupaten Tabalong.

Dikatakannya,bertambahnya  Tagana Muda  yang ada di Tabalong ini sendiri tentunya akan menambah kekuatan generasi muda di Kalimantan Selatan dalam hal penanggulan bencana berbasis masyarakat, dimana jumlah tagana di Kalsel sendiri sudah ada sebanyak 1,284 orang ditambah 30 orang dari Tabalong,”ujarnya.

Selain itu, nantinya selama pelatihan anggota Tagana muda akan diberikan bagaimana memanagemen penanggulan bencana, kemudian penanganan tupoksi dari tagana itu sendiri,serta pendataan, “dimana data ini sangat diperlukan oleh pengambil keputusan terutama Dinsos ataupun kementrian sosial untuk data korban ,hal tersebut yang sering menjadi permasalahan dilapangan.”Cetusnya.

Terkahir ia menghimbau kepada Tagana muda di Tabalong untuk menyiapkan dan memaksimalkan diri dalam hal  menyelamatan dan memanimalisir  para korban bencana , terutama didaerah mereka sendiri.”Pungkasnya.

Acara yang dilaksanakan selama empat hari ini, diawali dengan pemberian teori atau pengarahan tentang siklus bencana, dari prabencana, Saat bencana dan Pasca Bencana,selanjutnya praktek langsung dalam penanganan korban maupun bencana.(MCTabalong/Sy).

Ke Atas