Politik & Hukum

Sepasang Jemaah Tabalong Ikut Menjadi Korban Travel Umroh

MediaCenter,Tabalong – Niatan untuk melaksanakan ibadah umroh itu akhirnya pupus, Hal tersebut yang dialami oleh pasangan suami istri, Husaini dan Istrinya Martini warga asal Kabupaten Tabalong yang menjadi korban penipuan oleh PT.Amanah Bersama Umat (Abu) Tours Travel yang berdomisili di kota Balikpapan, Rabu (28/3) Martini (42), saat ditemui dirumah di Jalan Durian No 22 Komplek Pertamina Tanjung .Rabu (28/3) ,mengatakan pada awalnya dirinya merasa tidak ada sama sekali kecurigaan ,mengingat agen travel tersebut bonafit , besar dan banyak memberangkatkan jemaah lainnya ,ditambah ada keluarga yang pernah berangkat melalui travel tersebut, itu yang menambah keyakinan dirinya untuk ikut mendaftar umroh Dikatakannya, bahwa niatan untuk pergi kerumah ibadah tersebut sudah direncanakannya selama dua tahun sebelumnya,mengingat dengan biaya 22 juta rupiah merupakan harga standart ,bukan promo ,Martini menganggap hal tersebut tidak mungkin adanya terjadi penipuan. “Sengaja saya ambil waktu dua tahun, dan menyetor uang duluan ,disebabkan sambil mempersiapkan diri sekaligus menunggu anak saya agak besaran dulu.”Jelasnya. Selain itu,kata martini, untuk pendaftaran umroh sendiri memilih kota balikpapan lantaran suami kerja atau dinas di kota tersebut.”Lanjutnya. Walaupun terlihat pasrah, Martini masih menanti harapan agar bisa berangkat ketanah suci Mekkah.” Saya berharap dari Travel tersebut agar segera menyelesaikan masalah ini,terlebih lagi supaya bisa mengembalikan uang saya,.”Cetusnya. Selanjutnya, dalam usahanya untuk mendapatkan konfirmasinya kepada pihak agen travel tersebut ,Martini hanya mendapatkan janji janji akan diberangkatkan. “Awalnya dari pihak travel menjajikan awal januari 2018 sudah harus berangkat, terus diundur lagi ke akhir januari,lima hari sebelum berangkat dapat informasi bahwa ditunda sampai bulan februari dan akhirnya di re -Schedule dengan waktu yang tidak ditentukan.”Imbuhnya. Dari pengalaman tersebut,Martini menghimbau kepada masyarakat yang ingin pergi umroh dengan travel, agar lebih berhati -hati lagi dalam memilih agen travel umroh, “jangan mengambil waktu dalam jangka terlalu lama Kalau bisa ambil waktu satu atau dua bulan saja, dan jangan tergiur dengan promo,serta lebih teliti lagi dengan agen travelnya “Pungkasnya. Sementara itu ditempat terpisah, terkait jemaah umroh yang gagal berangkat, Kepala seksi Haji dan Umroh Kementrian Agama Tabalong, H. Nabhan Pansuri menghimbau kepada warga Tabalong agar lebih berhati hati dan waspada dalam memilih travel umroh. “Untuk memilih travel umroh tersebut yang paling penting sebaiknya memeriksa atau mengetahui izin operasional dari travel tersebut, apabila sudah memiliki izin resmi dan trek record keberangkatannya baik,itu boleh saja diikuti,”Ujarnya. Selanjutnya, untuk tarif yang ditawarkan oleh travel umroh perlu diperhatikan juga, sebab dengan tarif yang murah justru banyak menimbulkan kegagalan keberangkatan,walaupun nantinya berangkat, pasti ada layanan yang kurang selama perjalanan umroh tersebut. Oleh sebab itu pemerintah sudah membuat standar untuk tarif umroh itu minimal 20 juta rupiah , “tetapi yang terlihat selama ini masih banyak travel umroh menawarkan harga dibawah standar tersebut dengan memakai kedok promo,karena kita juga belum tahu apakah ada istilah umroh itu dalam bentuk promo.,”Tegasnya. Lanjutnya, dari kejadian ini ,perlu adanya kecerdasan masyarakat itu sendiri dalam memilih travel umroh ,sehingga bisa terhindar dari aksi penipuan.(MCT).
Ke Atas