Sosial & Budaya

Tanjung,InfoPublik – Dalam rangka membangun komitmen komitmen replikasi inovasi yang sesuai oleh pemerintah desa yang belum terdokumentasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Tabalong menggelar Bursa Inovasi Desa di Gedung Sarabakawa, Rabu (27/12).

Bursa Inovasi Desa yang dihadiri oleh seluruh kepala desa sekabupaten Tabalong ini, merupakan forum yang memberikan inovasi-inovasi dalam rangka memaksimalkan pendanaan desa untuk membangun di bidang Infrastruktur, Kewirausahaan,dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Arianto, Selaku kepala Dispermades kabupaten Tabalong yang bertindak sebagai ketua pelaksana mengatakan bahwa Bursa Inovasi Desa juga merupakan kesempatan bagi desa yang ada di tabalong untuk memamerkan inovasi layanan publik yang telah dilakukan “jadi lewat desa ini, desa-desa yang telah berupaya melakukan perbaikan di bidang pelayanan dan proses penyedianan fasilitas di desa terutama hal-hal baru yang bermanfaat dan punya nilai tambah itu bisa direplikasi atau diterapkan oleh desa lain” ujar Arianto.

Di dalam Bursa Inovasi Desa, tersedia dua Poksi Bursa yang terbagi dua, Di bursa A terdapat berbagai jenis inovasi yang meliputi bidang Pengembangna Sumber Daya Manusia seperti Memaksimalkan Potensi untuk Pendidikan, Menumbuhkan minat baca di desa, dan tanggap darurat gizi buruk. Sementara itu Inovasi Bidang Infrastruktur dan Kewirausahaan berada di Poksi Bursa B seperti Pengelolaan sarana air bersih desa, kebijakan ternak kambing untuk pendidikan, dan mengubah sampah menjadi tabungan pendidikan.

Ia juga menambahkan bahwa setelah memperoleh inovasi yang cocok untuk di aplikasikan kepada desa masing-masing nantinya dimasukan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDES) dengan menuliskan invoasi yang telah dipilih di lembar Kartu Komitmen, “masyarakat ini dinamis, perkembangan juga harus selalu diikuti masyarakat, sehingga mau tidak mau perubahan atau inovasi dan kreatifitas diperlukan dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan pelayanan di desa” tambahnya.

Dalam proses pemilihan inovasi yang akan diterapkan, kepala desa akan dibantu oleh tenaga ahli program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) sebanyak 6 orang, Namun pada kesempatan ini juga bagi kepala desa yang memiliki kepala desa memiliki inovasi tersendiri juga diakomodir dengan menuliskan langsung di lembar Inovasi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong yang dalam hal ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Hamidah Munawarah mengharapkan bahwa melalui Bursa Desa ini mampu meransang munculnya inovasi dalam praktek pembangunan di desa yang ada di Tabalong. “selain itu, Bursa inovasi ini juga diharapkan dapat menjembatani sumber daya lokal dengan pemanfaatan dana desa yang lebih efektif” ujarnya. (MC Tabalong/Gilang).

Ke Atas