Sosial & Budaya

Tanjung – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong gelar pertemuan laporan informasi pengelolaan lingkungan hidup terkait masalah data SDA

Tanjung,InfoPublik – Dinas Lingkungan Hidup KabupatenTabalong bersama dinas terkait menggelar pertemuan guna membahas laporan informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup ,dimana pembahasan menyangkut masalah kualitas air,udara dan tanah dalam rangka penyempurnaan data yang termonitor dengan real dan sudah teruji di laboratorium khususnya wilayah Kabupaten Tabalong.bertempat di Aula di Aula Kantor Dinas Lingungan Hidup.Selasa (5/12). Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Rahmadi Amir, mengatakan pertemuan ini selain untuk membahas laporan informasi kinerja nantinya diharapkan adanya masukan dari dinas terkait tentang data dan buku laporan informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup sehingga dapat memberikan manfaat serta menjadi panduan untuk kedepan, bagaimana mengatasi terutama tentang pencemaran udara , pencemaran air dan pengelolaan sampah di wilayah Bumi Sarabakawa ini. Dikatakannya, untuk segi pencemaran air, terlihat dengan adanya jamban disungai dimana nantinya akan diatasi dengan cara meniadakan jamban tersebut,sedangkan dari pencemaran udara juga akan dipantau setiap bulannya melalui uji laboratorium agar mendapatkan hasil dan perkembangan melalui data yang sudah dikumpulkannya setiap bulan dan seterusnya, begitu juga pengelolaan sampah menurut undang undang pengelolaan sampah dimana sampah itu tiap tahun harus diturunkan ,walaupun dari segi perkembangan penduduk dan permukiman ini jelas dan secara logika akan bertambah.”katanya. Selain itu ia berharap melalui program Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang)(TPS 3R) bank bank sampah,nantinya akan mengatasi sampah sampah yang setiap hari diproduksi masyarakat akan berkurang. Ia menghimbau kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah, dan pemilahan tersebut akan masuk ke tps3r sehingga residu yang terakhir dan tidak dipakai lagi ,ini yang baru masuk ke TPA,sehingga tidak banyak lagi sampah yang masuk karena sudah diproses di Bank Sampah dan di TPS tadi.”Pungkasnya. Kepada masyarakat, hhususnya berada dipinggir kota yang sering menaruh tempat sampah dipinggir jalan dari segi kebersihan agar diatur jam pembuangan sesuai peraturan yang sudah ditentukan.jangan sampai membuang pada jam yang sudah ditentukan karena ada sanksi. “Kalau melanggar membuang sampah dibataran sungai maupaun ditempat yang tidak semestinya yang tidak ditentukan, pada jam tersebut akan dapat sangsi dengan denda maskimal 20 juta,namun sampai hari ini kita belum melakukan tindakan tersebut karena masih melakukan pembinaan supaya bagaimana masyarakat bersama sama memberikan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama.”Pungkasnya. Dalam rapat tersebut di hadiri beberapa perwakilan dari instansi terkait diantaranya, Dinas Pertanian,Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Kehutanan, bagian ekonomi Kabupaten Tabalong.(MC Tabalong).
Ke Atas