Sosial & Budaya

Penganugerahan Jamang Anggang video “Warisan Tersembunyi Dayak Deah”

Tanjung, InfoPublik – Bengkel Ide Production Kabupaten Tabalong, mendapatkan penghargaan jamang anggang atau penghargaan terhadap video pariwisata edukatif dan informatif, dalam Jamang Award South Kalimantan Tourism Video Competition 2017. Penghargaan jamang tersebut langsung diserahkan oleh budayawan Kalimantan Selatan Benyamin kepada ketua tim produksi Husnan Budiman, di Gedung Seni Balairung Sari Taman Budaya Banjarmasin, Sabtu malam lalu (09/09). Dalam kompetisi yang bertemakan pesona banua ini, Bengkel Ide Production mengirimkan video berjudul Warisan Tersembunyi Dayak Deah, dengan video menceritakan tentang proses pembuatan baju kulit kayu dari pohon pontun atau deluang dengan menggunakan alat tradisional. Selain itu video berdurasi 02 menit 39 detik ini,  juga menceritakan alat musik sentokong, khas dari Dayak Deah dan objek wisata Kinarum kecamatan Upau, kabupaten Tabalong. Menurut divisi humas Bengkel Ide, Abdurrahman, video ini telah dipersiapkan sejak 3 bulan lalu. Yang disaring dari sekitar 20 ide, hingga akhirnya terpilihlah video berjudul Warisan Tersembunyi Dayak Deah, untuk diproduksi dan diikutsertakan dalam lomba. Dipilihnya ide tersebut, atas dasar keinginan mengangkat dan melestarikan budaya Dayak Deah ke tengah masyarakat, yang kini hampir punah dan tidak banyak orang mengetahuinya. Khususnya bagi generasi muda saat ini. Abdurrahman juga mengatakan, produksi video ini melalui perjuangan keras, diantaranya tim harus menyiasati keterbatasan biaya produksi. Namun dengan semangat tinggi tim dan tangan terbuka Pak Wencen dan rekan dari Sanggar Tatau Dayo, kecamatan Upau, produksi video dapat terlaksana. “Saat kami meminta Pak Wencen menjadi objek video, beliau langsung memberikan tanggapan positif. Bahkan beliau, sangat berterima kasih atas upaya untuk mengangkat dan melestarikan budaya Dayak Deah ini.” Ujar Abdurrahman Bengkel Ide juga berterimakasih atas dukungan Perkumpulan Pusaka khususnya bang Firman Yusi, yang telah membantu tim produksi baik secara materi maupun materiil. Dalam kompetisi yang dilaksanakan Forum Sineas Banua dan Dinas Pariwisata Kalsel tersebut, video Warisan Tersembunyi Dayak Deah berhasil masuk 10 nominasi, dari 61 peserta yang mengikuti kompetisi. Dari 10 nominasi itu dipilih 4 video pilihan juri, sesuai dengan kategori jamang masing-masing. yaitu jamang anggang untuk video edukatif informatif, jamang naga untuk video unik inovatif, jamang halilipan untuk video dengan teknik pengemasan terbaik dan jamang jaruju untuk video pilihan Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan. Sekedar diketahui, kompetisi video pariwisata ini bertujuan mengeksplorasi ragam wisata melalui kompetisi video. Sebagai ajang promosi dan pengenalan pariwisata di Kalimantan Selatan. Sekaligus menjadi ruang kreasi dan apresiasi bagi para videomaker Nusantara dan Mancanegara untuk menuangkan minat dan bakatnya dalam membangun parawisata Kalimantan Selatan. Kompetisi ini sendiri terbuka untuk semua kalangan baik pelajar, mahasiswa, profesional dan umum. Dengan mengangkat tema Pesona Banua sebagai gambaran dari eksotisme objek wisata, kuliner, sejarah, religi, tradisi, seni, budaya, flora dan fauna yang ada di Kalimantan Selatan. MC Tabalong/Husnan Budiman    
Ke Atas
Konten Dilindungi!